Wednesday, May 18, 2011

PRICING

 Pada pertemuan kuliah manajemen pemasaran yang bertepat tanggal 11 Mei 2011, Bapak Amril Muhammad,SE ., M.Pd menjelaskan tentang price atau harga, hal pertama yang dijelaskan mengenai pengertian dari harga tersebut. Price adalah sejumlah uang yang dapat ditukarkan oleh barang atau jasa. Atau sejumlah nilai yang dapat ditukarkan pelanggan untuk mendapatkan manfaat atau menggunakan sebuah produk. Ada 2 faktor yang dapat mempengaruhi harga, yaitu internal dan eksternal.
                Terdapat beberapa hal yang ada di dalam faktor internal, yang pertama cost (harga pokok produksi) ini barkaitan dengan bahan baku, tenaga kerja langsung, BOH, dan laba. Kedua marketing objective  tujuan pemasaran yang dilakukan bersifat survival, current profil max yaitu seperti pedagang buah yang ada di bus antar daerah, pedagang tersebut menjual barang dagangannya dengan menetapkan harga awal, kemudian harga tersebut dapat berubah apabila semakin mendekati tempat tujuan dari bus tersebut. Lalu, market share leadership pedagang menurunkan harga barang dagangannya dan product quality leadership. Ketiga marketing mix strategy yaitu, harga berbeda karena faktor lokasi, produk dan promosi. Keempat, organizational consideration harga barabg tinggi apabila keryawannya banyak karena berpengaruh pada BOH (SDM, teknologi, corerage, dan unit produksi).
                Sekarang masuk kepada penjelasan faktor eksternal, ada beberapa hal yang akan dibahas pada faktor eksternal ini. Pertama market dan demand di dalamnya terdapat pure competition, dimana perusahaan satu dengan perusahaan yang lain murni bersaing pada harga dari sebuah produk yang dikeluarkan. Lalu monopolistic, sebagai contoh PLN, perusahaan tersebut tidak mempunyai pesaing. Dan ada juga oligarki (banyak perusahaan) jadi harga dipatok oleh kelompok tertentu. Dimana apabila demand naik sedangkan supply tetap maka harga akan naik. Namun, apabila demand turun sedangkan supply tetap maka harga akan turun. Yang kedua kita masuk pada competitor (pesaing) contohnya tempat makan AW dengan TEXAS yang secara terang-terangan bersaing untuk memikat konsumen. Selanjutnya, eksternal faktor dimaksudkan disini adalah faktor X seperti transportasi, politik, ekonomi (politik dumping), hokum, dan sosial.
                Selain itu ada pricing decision, ada beberapa hal yang menjadi penentu dalam pricing decision. Pertama cost based pricing yaitu, harga pokok produksi + laba yang menjadi harga dasar sebuah produk. Kedua, value based pricing dimana harga menyesuaikan dengan keinginan konsumen berdasarkan kalangan (atas, menengah, dan bawah). Ketiga, competition based pricing misalnya kita ingin membuat sekolah disebuah lingkungan tertentu, tentu kita harus menyesuaikan dengan rata-rata pendapatan penduduk yang ada disekitar lingkungan tersebut, akan tetapi apabila sekolah yang kita buat sudah terakreditasi dengan baik, kita tidak perlu melalukan hal tersebut.
                Terakhir adalah mengenai price adjustment strategies. Terdapat discount & allowences sepertinya halnya tukar tambah, contohnya apabila kita membawa sebuah televisi yang kita punya, dan televisi kita akan dihargai 500000 oleh toko tersebut. Segmented pricing, contonya paket Mcd. Psycholosical pricing, orang memakai BB dengan orang yang memakai handphone QWERTY biasa, itu akan berpengaruh pada si pemakainya. Promotional pricing biasa dikenal dengan harga promosi yang dijalankan dengan batas waktu tertentu untuk mendapatkan harga promosi tersebut. Lalu ada geographic pricing yang menyesuaikan harga dengan letak lokasi dimana suatu barang tersebut dijual. Terakhir international pricing yang biasa digunakan untuk barang ekspor impor.

No comments:

Post a Comment